
Semilir angin dingin mengabarkan
Suara gemuruh indah itu terdengar juga
Menenangkan…
Menggetarkan…
Membahagiakan…
Rasa tenang itu…
Bukan hanya karena keindahannya
Getar indah itu…
Bukan hanya karena suara gemuruhnya
Tapi rasa bahagia itu karena rangkaian peristiwanya
Saat kau begitu menikmati perjalanan ini,
Kala kau menabung perasaan cinta padanya
disetiap jejak langkah…
Kala kau tau apa yang kau tuju
Disaat kau lelah sekalipun,
Kau akan tetap tegar dan tersenyum
serta abaikan keinginan untuk diam dan membusuk
Mengalirlah….
Itulah yang diajarkannya padaku
Mengalirlah…
Dengan kekuatan penuh yang kau punya
Karena semakin kuat kau bergerak
Akan semakin terlihat indah
Mengalirlah…
Jangan kau takut dengan karang itu
Yang seolah mengancam dengan tubuh kekarnya
Tetap saja mengalir…
Walaupun kau terhempas disana,
Rasa sakit itu akan segera pudar
Dan tergantikan dengan rasa puas
Teruslah mengalir….
Agar kau bisa sampaikan pesan itu;
Tentang sebuah usaha tanpa kenal lelah
Tentang sebuah cita untuk sampai ke tujuan mulia
Tentang sebuah keinginan memberi tetes mutiara pada sesama
Tentang semangat yang pantang menyerah
Tentang ketakutan yang kau hempas dengan hina.
Wahai angin…
Kabarkan pada manusia
Bahwa aku akan tetap setia
Menjalankan perintah Tuan ku.
Mengaliri mereka dengan air kehidupan
Walau mereka akhirnya berpaling dari Tuanku
Wahai gemuruh air…
Sampaikan padanya
Bahwa aku akan tetap tegar dan menggetarkan
Dangan semua kekuatan yang ku punya
Walau mereka memutuskan untuk menyerah saja
Wahai manusia….
Kuharap kau belajar dariku
Yang sejatinya lemah
Yang hanya setetes air
Tapi menjadi kuat karena berhimpun
Dan konsisten untuk tetap bergerak
Hingga karang2 perkasa itupun menyerah…
Terhempas dan kalah…
Hingga saat perjumpaan itu tiba,
Aku punya jawaban untuk Tuanku.
“Aku telah laksanakan tugasku Rabb…”
Teman….

